Cara Melindungi File Yang Dibackup

Cara Melindungi File Yang Dibackup Jika Anda, seperti banyak pengguna PC, telah menggunakan Norton 360 untuk mengamankan komputer Anda, Anda tahu bahwa Norton 360 dan banyak produk Symantec hebat lainnya dapat digabungkan dengan penyimpanan cloud Norton untuk melindungi data Anda; tetapi, sebaiknya Anda memahami berbagai opsi yang Anda miliki dalam hal menjaga keamanan file Anda. Saya telah belajar, melalui kelalaian saya sendiri, bahwa perlindungan data merupakan perhatian yang sangat penting bagi pengguna pribadi dan bisnis; manfaatkan berbagai alat berbeda yang dapat Anda gunakan untuk perlindungan file dan temukan yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda sendiri, bergantung pada seberapa banyak data yang Anda miliki dan jenis teknologi apa yang paling Anda kenal.

Perlindungan file adalah sesuatu yang tidak terlalu dipikirkan banyak orang sampai semuanya terlambat, jadi ada baiknya Anda memikirkan dengan tepat bagaimana Anda melindungi data pribadi penting Anda. Jika terjadi kegagalan perangkat keras, yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, mungkin sulit atau tidak mungkin untuk mengambil file dari hard drive Anda. Orang yang tinggal di daerah dengan badai yang parah terkadang dapat menemukan satu lonjakan listrik telah menghapus hard drive mereka atau membuatnya tidak dapat dibaca. Jangan menjadi korban dari kelalaian Anda sendiri.

Pakar data forensik dapat mengenakan biaya ratusan dolar per jam untuk mengambil data dari hard drive yang rusak. Jauh lebih nyaman (dan jauh lebih murah!) Untuk memastikan bahwa Anda memiliki cadangan data yang tersedia. Ini adalah bagian paling mendasar dari perlindungan data, tetapi bagaimana tepatnya Anda melakukannya? Di mana dan bagaimana Anda harus menyimpan cadangan Anda? Nah, para profesional umumnya menggunakan setidaknya satu dari tiga opsi ini:

3 Opsi Utama dalam Perlindungan Data

1. Cloud Storage – “Soft Backup”

Penyimpanan cloud tersedia melalui Symantec perusahaan di belakang Norton 360. Pada dasarnya, menyimpan data “di cloud” memungkinkannya tersedia untuk semua perangkat Anda yang mendukung online dengan cepat dan mudah. Data disimpan dalam jaringan perusahaan, siap untuk dipanggil kembali ke perangkat Anda segera setelah Anda membutuhkannya. Akses ke data dapat berjalan lancar, karena salinan lokal tidak selalu diunduh ke hard drive Anda. Sebaliknya, Anda berinteraksi dengan file tersebut langsung secara online. “Salinan cloud” file diperbarui setiap kali Anda membuat perubahan, dan semua perangkat Anda dapat disinkronkan dari file itu.

Penyimpanan cloud sangat nyaman, dan dapat menempatkan sumber daya yang besar di ujung jari pengguna komputer pribadi. Namun, tidak semua orang lebih suka menggunakan penyimpanan cloud. Setelah masalah privasi baru-baru ini, semakin banyak pengguna mencari cara untuk mempertahankan kontrol pribadi yang lebih besar atas data mereka. Perjanjian privasi dengan bisnis besar dapat berubah dengan cepat, dan beberapa orang menganggap pusing untuk mengikutinya. Selain itu, jika Anda hanya memiliki satu atau dua perangkat yang mendukung online, Anda mungkin tidak mendapatkan banyak manfaat dari kemampuan cloud untuk menjaga beberapa perangkat tetap sinkron. Dalam hal keamanan, ini adalah opsi yang paling rentan, karena data harus melintasi jaringan setiap kali Anda menggunakannya. Anda dapat mengenkripsi file Anda atau mengaktifkan perlindungan kata sandi dasar agar lebih aman.

2. Cadangkan ke Perangkat atau Server Khusus

Jika Anda tidak ingin repot mencari tahu file apa yang perlu disimpan secara manual, tetapi masih ingin menghindari penggunaan penyimpanan cloud, ada opsi yang mungkin cocok untuk Anda. Jika Anda memiliki dua komputer yang terhubung bersama, Anda dapat menggunakan perangkat lunak khusus untuk membuat cadangan file yang dipilih secara teratur: Setiap bulan, setiap minggu, atau setiap hari, misalnya. Pengguna yang paham teknologi sering menggunakan komputer lama sebagai perangkat cadangan mereka. Perangkat cadangan hanya perlu dihidupkan selama prosedur pencadangan terjadwal, dan sebagian besar waktu lainnya dapat offline. Ada keuntungan yang pasti dalam hal organisasi dan ukuran penyimpanan dibandingkan USB atau media penyimpanan umum lainnya, tetapi ini akan memerlukan beberapa pengaturan pada awalnya. Mencadangkan ke perangkat khusus adalah opsi yang sangat aman. Hard drive cenderung tidak mengalami kerusakan data dibandingkan CD atau drive USB, dan jauh lebih sulit bagi calon pencuri data untuk membawa seluruh komputer daripada mencuri CD atau flash drive.

3. Hard Backup dengan Media Penyimpanan

Pertumbuhan pesat dalam teknologi USB telah menjadikan USB flash drive sebagai metode yang andal untuk melindungi file yang dicadangkan. Namun, ini bisa sedikit lebih rumit daripada menggunakan penyimpanan cloud, karena Anda biasanya harus mengidentifikasi secara pribadi setiap file yang ingin Anda simpan dan kemudian secara manual membuat salinan di media cadangan Anda. Di masa lalu, perusahaan dan individu menyimpan backup pada DVD, CD, atau bahkan tape, memberi mereka kekuatan untuk memulihkan sistem ke keadaan sebelumnya kapan saja. Saat ini, sebagian besar pengguna komputer hanya akan mencadangkan file terpenting mereka dengan cara ini. File yang disimpan di media penyimpanan biasanya sangat aman, karena medianya sendiri harus dicuri untuk membobol cadangan. Namun, jangan lupa bahwa perangkat penyimpanan umum rentan terhadap kerusakan atau kerusakan data dari waktu ke waktu